Antara Pembangunan dan Hukum Adat di Tanah Papua

Oleh : Yusran P *

Indonesia sebagai salah satu negara berkembang di masa kini masih memiliki berbagai macam proyek pembangunan guna mensejahterakan warga negaranya agar mendapatkan kehidupan layak serta perekonomian yang stabil. Sebagai negara yang berbentuk kepulauan Indonesia memiliki keanekaragaman budaya serta adat istiadat yang menjadikan negeri ini menjadi salah satu negara di duniia yang tidak hanya kaya akan sumber daya alam namun juga kaya akan warisan budaya.

Aturan Hukum “PENGANTIN” Anak di Indonesia

Para teroris umumnya menyebut diri mereka sebagai separatis, pejuang pembebasan, militan, mujahidin, dan lain-lain. Tetapi makna sebenarnya dari jihad, mujahidin adalah jauh dari tindakan terorisme yang menyerang penduduk sipil tidak terlibat dalam perang. Padahal Terorisme sendiri sering tampak dengan mengatas namakan agama.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Teroris adalah orang yang menggunakan kekerasan untuk menimbulkan rasa takut, biasanya untuk tujuan politik.

Teroris merupakan musuh bagi seluruh bangsa dan seluruh bangsa bersatu dalam satu suara untuk memberantas teroris demi terciptanya ketentraman dan kedamaian dunia. Anak merupakan salah satu asset bangsa yang paling berharga untuk memajukan suatu bangsa dan merupakan masa depan dari bangsa tersebut, begitu juga di Indonesia. Anak diwajibkan sekolah selama 12 tahun dan mendapatkan ilmu atau pendidikan yang berguna untuk masa depannya kelak untuk dirinya sendiri demi kelangsungan hidupnya dan juga bangsa.

Lack of Morality

Oleh : Arya P (Peneliti dan Jurnalis)

 

Seorang anak Sekolah Dasar (SD) mendapat begitu banyak pujian dari orangtua/walimurid pada sebuah kegiatan penerimaan raport siswa karena dirinya mendapatkan peringkat 1 terus menerus sejak dirinya masuk sekolah. Secara tidak langsung hal tersebut menunjukkan bahwa “kepandaian” menjadi kebanggaan bagi masyarakat Indonesia dan seringkali mendapatkan begitu banyak pujian dari orang-orang. Memang tidak ada yang salah dengan “kepandaian” seseorang, namun ada hal yang lebih penting dari sekedar kepandaian seseorang. Sedangkan pernahkah kita berpikir dan merenung bahwa anak-anak kita seringkali harus mendapatkan begitu banyak kursus/bimbingan belajar/les atau apapun namanya itu, dengan tujuan agar anak tersebut dapat meraih nilai terbaik di sekolah dan orang tuanya mendapatkan pujian dari orang lain bahwa anaknya memang “pandai”.

Profil

LINGKAR KHATULISTIWA INSTITUTE merupakan forum pemikiran progresif yang independen dan nonpartisan terkait analisis kebijakan publik di Indonesia. Kami berusaha untuk memadukan metode penelitian lintas keilmuan dalam mengkaji permasalahan yang berkembang

SELENGKAPNYA

Alamat & Kontak

Jalan Cengkeh No 1. Margonda Raya. Depok
 
(021) 643 176
 
info@lingkarkhatulistiwa.com
www.lingkarkhatulistiwa.org