Alasan Masyarakat Candu Media Sosial

BANDUNG,  AYOBANDUNG. COM--Dewasa ini, media sosial merupakan salah satu sarana yang mulai diperhitungkan dalam kehidupan masyarakat. Berbagai kemudahan informasi maupun kebutuhan teknologi bisa tersampaikan melalui media sosial.

Bahkan, saat ini, kecenderungan masyarakat lebih banyak menghabiskan waktunya melihat gadget atau gawai untuk berselancar di dunia maya dan media sosial dengan berbagai kebutuhan dan kepentingannya masing-masing.

Tidak hanya sekadar menjadi sebuah kebutuhan. Kini,  fenomena afiksi dari penggunaan media sosial selain mampu memberikan manfaat secara positif, juga memberikan dampak sebaliknya.

"Jadi media sosial lebih bisa menyentuh dan mengikat masyarakat secara mental," ungkap Hendra Hendarin selaku penggiat sosial media, dalam diskusi terbuka, ancaman intoleransi dan hoax terhadap ketahanan bangsa, Selasa (25/4/2017).



Hendra mengungkapkan media sosial tidak hanya mampu menjangkau dan berkomunikasi dalam garis sosial, tapi akses ekonomi atau politik pun memiliki posisi yang absolut.

"Manfaat strategisnya media sosial ini yaitu mampu menjadi tools bagi seluruh elemen. Baik kalangan bawah, kalangan atas, pihak otoritas atas, maupun berbagai stakeholder yang lebih strategis," terang Hendra.

Di satu sisi, menurut dia, pemanfaatan yang terlampau luas tersebut bisa menjadi hal yang tidak menguntungkan pula terutama dalam sisi kemudahan mengakses informasi yang berimbang.

"Ketika melihat kebebasan mengakses di media sosial ini terkadang memberikan celah bagi pihak-pihak tertentu. Ini bisa membelokkan bahkan menjadikannya alat untuk kepentingan elit politik atau pihak otoritas tertentu," terang Hendra.

Berbicara penuyebaran isu hoax atau intoleransi melalui media sosial, menurut Hendra, nyatanya kebebasan media sosial ini sangat memperikan pengaruh besar dan signifikan. Sebab ujarnya, media sosial tersebut bisa mengarah pada sistem dan dogmatis.

Dia menjelaskan media sosial berpeluang menjadi sarana atau alat kampanye penyebaran isu dalam Pilgub Jabar 2018 mendatang.  "Menurut saya,  manuver ini akan digunakan lagi," ujarnya.

Posted in Project

Tags: news, sosial,, budaya,

 Cetak  E-mail

Profil

LINGKAR KHATULISTIWA INSTITUTE merupakan forum pemikiran progresif yang independen dan nonpartisan terkait analisis kebijakan publik di Indonesia. Kami berusaha untuk memadukan metode penelitian lintas keilmuan dalam mengkaji permasalahan yang berkembang

SELENGKAPNYA

Alamat & Kontak

Jalan Cengkeh No 1. Margonda Raya. Depok
 
(021) 643 176
 
info@lingkarkhatulistiwa.com
www.lingkarkhatulistiwa.org