Keterkaitan Investasi Pembangunan dengan Perkembangan Ekonomi di NTB.

Oleh : Diana Khansa

 

Pemerintah Nusa Tenggara Barat kian giat menggerakkan pembangunan daerahnya terutama di Kepulauan Lombok, dimana terdapat Kota Mataram di Kabupaten Lombok Barat yang merupakan Ibukota dari Nusa Tenggara Barat itu sendiri, Bandara Internasional Lombok dan juga Kawasan Ekonomi Kreatif dia Kabuapten Lombok Tengah. Tentunya Pembangunan ini sangat berdampak baik pada pertumbuhan dan perkembangan daerah, terutama pendapatan daerah, dengan mulai meningkatnya persaingan pasar ekonomi Lombok, terlihat dari semakin bertambahnya investor- investor baru, diikuti dengan bertambahnya pembangunan department store dan pusat hiburan kota. 2 Mall bersamaan dibangun di tahun akhir 2015.

Pemerintah Nusa Tenggara Barat kian giat menggerakkan pembangunan daerahnya terutama di Kepulauan Lombok, dimana terdapat Kota Mataram di Kabupaten Lombok Barat yang merupakan Ibukota dari Nusa Tenggara Barat itu sendiri, Bandara Internasional Lombok dan juga Kawasan Ekonomi Kreatif dia Kabuapten Lombok Tengah. Tentunya Pembangunan ini sangat berdampak baik pada pertumbuhan dan perkembangan daerah, terutama pendapatan daerah, dengan mulai meningkatnya persaingan pasar ekonomi Lombok, terlihat dari semakin bertambahnya investor- investor baru, diikuti dengan bertambahnya pembangunan department store dan pusat hiburan kota. 2 Mall bersamaan dibangun di tahun akhir 2015.

Seharusnya pembangunan yang semakin terlihat setara dengan kota – kota besar Indonesia lainnya ini dapat menggerakkan poros ekonomi daerah berputar dengan cepat. Namun sebaliknya, perekonomian daerah malah kian terlihat lesu, walaupun terlihat sangat menjanjikan pada awal pembukaan sektor ekonomi. Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Barat merilis pertumbuhan  ekonomi NTB pada triwulan I 2018 paling rendah se- Indonesia karena tumbuh negative sebesar 6,10 % dibanding tiga bulan sebelumnya. Kepala BPS NTB, Hj. Ending Tri Wahyuningsih mengatakam penyebab utama negatifnya pertumbuhan ekonomi NTB dikarenakan penurunan ekspor konsntrat tembaga seiring dengan penurunan produksi konsentrat tembaga oleh perusahaan tambang di Pulau Sumbawa. Laju pertumbuhan sektor pertambangan dan penggalian pada triwulan I/2018 menurun sebesar 27,41 % dibanding triwulan IV/2017 dan menurun 20,19 % dibanding triwulan I/2017. Seelain pertambangan dan penggalian, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan juga mengalami penurunan sebesar 0,14 %.
Lesunya sektor ekonomi Lombok bisa dilihat pada salah satu Mall Lombok City Center di daerah Gerimak, Narmada, yang mana Mall ini baru berdiri di akhir tahun 2015 dan sekarang terlihat sepi dengan pengunjung yang relatif sedikit. Gedung Mall hanya dipenuhi oleh staff Mall, banyak stand ataupun kavling toko yang terlihat ditinggalkan.


Hal ini sangat mungkin diakibatkan oleh tidak memadai dan belum siapnya sumber daya manusia lokal atau daerah. Kesiapan ekonomi masyarakat setempat pun menjadi perhatian dalam lesunya sektor perekonomian Lombok.
Jika ditelisik lebih dalam, penggerak roda ekonomi Lombok lebih didominasi oleh pendatang, masyarakat etnis dan investor asing. Kelesuan sektor ekonomi ini makin terlihat selepas PT. Newmont Batu Hijau hengkang dari tanah pertambangan di Sumbawa. Para pendatang yang kebanyakan bekerja di Perusahaan itu pun ikut berpindah tempat ke Cabang PT. Newmont di luar Indonesia dan juga kembali ke kampung halaman masing – masing.
Mungkin Pemerintah sudah memprediksi hengkangnya PT. Newmont Batu Hijau ini dengan melakukan beberapa kesepakatan dengan para investor baru di sektor tempat hiburan dan department store. Hal ini walaupun terkesan tidak siap untuk gaya hidup masyarakat setempat, namun cukup membantu pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan lowongan kerja masyarakat lokal. Alangkah lebih baik lagi bila Pemerintah mau lebih berpartisipasi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia penduduk Lombok.

Posted in Publikasi

 Cetak  E-mail

Profil

LINGKAR KHATULISTIWA INSTITUTE merupakan forum pemikiran progresif yang independen dan nonpartisan terkait analisis kebijakan publik di Indonesia. Kami berusaha untuk memadukan metode penelitian lintas keilmuan dalam mengkaji permasalahan yang berkembang

SELENGKAPNYA

Alamat & Kontak

Jalan Cengkeh No 1. Margonda Raya. Depok
 
(021) 643 176
 
info@lingkarkhatulistiwa.com
www.lingkarkhatulistiwa.org